Subhanallah…., TALI tambang plastik sepanjang 200 meter berumur tiga tahun itu menjadi satu-satunya gantungan hidup saat menjelajahi Pulau Panjang dengan menaiki “kereta” gantung dari Pantai Timang. Adrenalin yang terpacu menciptakan sensasi wisata ekstrem yang tidak bisa ditemukan di tempat lain selain di Gunung Kidul, DIY.
Sahabat skalian…, Pulau Panjang adalah nama sebuah pulau kecil di seberang Pantai Timang,Purwodadi, Kecamatan Tepus. Pulau ini menjadi lokasi penangkapan lobster bagi warga sekitar.
Untuk memudahkan penyebrangan dari Pantai Timang menuju Pulau Panjang, maka dibangunlah “kereta” gantung dengan tali tambang sebagai relnya. Tukijan bersama lima temannya harus berenang di antara tebing curam dan melawan ganasnya ombak laut selatan untuk membuat jalur “kereta” gantung itu.
Awalnya mereka hanya memasang dua utas tambang menuju ke pulau tersebut dengan biaya Rp 900.000. Masing-masing tali memiliki panjang sekitar 200 meter dengan diameter empat senti meter.
Sebelum ada “kereta” gantung, Tukijan bersama tema-temanya kerap batal berburu lobster ke Pulau Panjang karena terhalang tingginya gelombang. Selain menjadi sarana mencari lobster, kursi gantung itu juga diminati wisatawan. Tukijan pun kerap mendapat penghasilan tambahan dengan menjadi operator kursi gantung bagi wisatawan.
Para pencinta olahraga off road dan pemancing yang kerap mengunjungi Pantai Timang adalah sedikit orang yang telah merasakan sensasi “kereta” gantung tersebut. Ketika saya kesana Awal Oktober 2009 kmaren emang pas lagi keadaan ombaknya sangat keras, dan ini malan menambah sensasi yang luar biasa!!! Ketika saya berada di atas kereta gantung itu suara deburan ombak yang bertabrakan antara dua sisi pulau terdengar bagai ledakan besar : BYUUUURRRRRRR!!!!. “Allahu Akbar!!!” Teriakku ketika air laut muncrat menghempas tubuhku yang sedang terayun-ayun di atas “kereta pemacu adrenalin” itu, hingga basah kuyup badan ini….sungguh luar biasa kawan…..
Rasa takut memang mendominasi ketika menaiki kursi gantung yang terbuat dari kayu dan ditarik dengan tali tambang plastik ini. Apalagi ketika deburan ombak laut selatan bisa menjangkau tubuh yang terayun-ayun di ketinggian 50 meter dari permukaan air laut. Namun dengan bekal keberanian dan keyakinan, semua itu terbayar menjadi sebentuk kenangan yang tak akan bisa dilupakan…Jadi…, kapan sahabat skalian kan silaturahim kesana dan mencoba sensasinya..????? Aku tunggu ya…..

Pulau Panjang
Pulau Panjang adalah ikon utama pantai timang, di pulau berupa batu karang inilah para penduduk “Ngrendet” yaitu mencari lobster dengan menggunakan perangkap khusus…

Pulau Panjang on High Anggle
Pulau panjang saya jepret dengan teknik framing dari atas bukit sebelum sampai ke anjungan kereta gantung tradisional

Exotic Sekaligus Ekstreem
Instalasi kereta gantung tradisional ala gunung kidul yang menghubungkan antara daratan dan pulu Panjang yang exotic

Bukit Timang
Hijaunya rerumputan dan pandan laut seolah membentuk frame tersendiri yang mempercantik pulau Panjang di kejauhan

Instalasi Unik Ala Gunung Kidul
Instalasi sederhana ala gunung kidul yang hanya terdiri dari tali tambang dari plastik, kayu buatan 6 nelayan untuk berburu udang di pulau seberang

Lintasan Maut
Lintasan yang bergoyang-goyang, deburan ombak yang menggelegar, runcin dan tajamnya batu karang dan dalamnya lautan di bawahnya menjadi tantangan tersendiri di sini…

Checking Instalasi
Sebelum melakukan penyeberangan saya lakukan checking alat dulu, apakah sudah memenuhi standar “safty procedur”, dan ternyata sudah memenuhi standar minimalis, hehehe

Antara Exoticx, Ekstreem, Hijau, Biru, dan Putih
Subhanallah…., perpaduan lukisan alam nan elok

Masih Bisa Narsis Juga
Mas Dayat, sahabat saya, sedang narsis ketika sudah berada di tengah kereta gantung, padahal awalnya harus saya paksa dulu biar berani naik kereta itu, hehehhe, piss ya mas dayat…

Pantai Timang dari Atas Bukit
Di teluk antara dua bukit inilah pantai timang itu berada……

Tegar Seperti Karang, Konsisten Bagai Ombak
“Berdiri kokoh tak goyah oleh berbagai ujian, dan istiqomah untuk terus bergerak dan berjuang”: itulah salah satu hasil tafakurku di surga dunia ini…

Tebing Karang Pantai Timang
Tebing-tebing yang tajam dan tinggi adalah ciri khas yang dimiliki pantai-pantai di Gunung Kidul, termasuk di pantai Timang ini…

Narsis di Antara Deburan Ombak
Keindahan alam ciptaan Tuhan yang “ternodai” oleh sifat narsis dari seorang makhluk yang bernama manusia….piss lagi ya bro..

Monster Pantai Timang
Yuyu Putih, yang merupakan spesies unik di pantai Timang menambah ramai ekosistem pantai ini yang sangat exotic…

Like Father Like Son
Pak Tukijan, seorang nelayan pantai timang sedang memandangi anaknya yang sedang mengisi liburan di hari Minggu itu dengan memancing ikan di pantai timang…

Aku dan Bapak Yang Pemberani Itu
Saya berbincang dengan Bapak Tukijan, seorang nelayan pemberani yang berani bertarung dengan maut dengan berenang menerjang ombak menuju pulau Panjang ketika pertama kali memasang instalasi kereta gantung itu, hanya sekedar untuk berburu lobster guna menyambung hidup…

Bro Dayat Beraksi
Dengan kekuatan penuh, sahabat saya, Mas Dayat, menarik tali-tali kereta gantung itu agar kereta bisa berjalan

Bagai Terbang di Awan
Sensasi yang sungguh luar biasa saya rasakan ketika saya berada di tengah kereta gantung itu..

Hasrat Untuk Narsis
“Bloging adalah budaya Narsisme!!!” Itulah salah satu komentar ahli saat acara e-life style di metro tv, dn saya-pun mempraktekannya di pantai timang…

Rambu-rambu Penting
Etika Panjat tebing ditulis di pintu masuk area panjat tebing di pantai Siung, untuk liputan di pantai Siung, tunggu postingan saya selanjutnya ya…keep stay tune on this station yach…


wealah den lha kok! sama model sekelas dude herlino gtu,posting fotonya kok g ijin dulu ya….,hati2 bsa di tuntut dri pihak management artisnya lho!!!!!!!
tpi aq salut sama panjenengan…..
sukses selalu bro!!!!!!
Oleh: dayat on November 9, 2009
at 1:47 pm
assalamualaikum….
subhanallah!!! betapa indahnya surga dunia yang sampeyan gambarkan… wuiiih itu petualangan yang tak sekedar menegangkan ‘exreme’ tapi benar-benar membuka mata akan kebesaran Allah Subhanahu Wata’ala…. jadi pengen bertandang neh…:) salut dan sukses bro atas liputannya…
Oleh: izoruhai on November 10, 2009
at 7:13 am
Liat poto2nya, cakep banget
(mmm… pulaunya lho mas, bukan orangnya
)
Oleh: Zico Alviandri on November 11, 2009
at 3:50 am
Assalamu’alaikum,
Sangat indah sekali Mas, sebuah objek wisata yang indah dan kereta gantungnya bisa menjadi daya tarik tersendiri. (Dewi Yana)
Oleh: jalandakwahbersama on November 11, 2009
at 12:57 pm