My Gallery

Mengintip Exotisme Magis Sejumput Surga Di Pulau Seribu Masjid

(sekedar oleh2 sederhana buat para sahabat karena terlalu bokek untuk membawakan plencing kangkung, atau ayam taliwang, atau nasi balap, atau ceret maling 🙂 )

Syukur alhamdulillah…., awal juli kmaren Sang Maha Pencipta berkenan tuk mengijinkanku sekedar menjejakkan kaki di pulau nan unik, pulau nan exotic, pulau seribu masjid: Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia Raya Tercinta Tanah Air Beta!!!Dan tahukah engkau wahai kawan….., ternyata ada goresan lukisan surga yang tlah terhampar di atas kanvas raksasa pulau Lombok oleh Sang Arsitek Alam.Ya…., Pulau yang dipimpin oleh seorang Ulama sekaligus Umaro yang disebut “Tuan Guru” itu ibarat sebuah Kanvas Raksasa dengan pantai-pantainya yang indah sebagai bingkainya.

Beberapa judul lukisan alam yang tergores diatas kanvas raksasa pulau lombok itu adalah “Gunung Rinjani” , “Pantai kuta”, dan “Gili Trawangan”.

Gunung Rinjani! Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 m dpl, mendominasi sebagian besar luas pulau Lombok. Gunung yang hikayatnya merupakan tempat bersemayam dewi Anjani ini dari sisi ketinggian merupakan Gunung Tertinggi ketiga seindonesia setelah Gunung Jayawijaya dan Gunung Kerinci. Tetapi dari sisi panorama, banyak yang berkomentar gunung ini sebagai Puncak terindah diantara “seven summit” yang ada di indonesia! Aaaaah, keindahan yang sulit untuk di ungkapkan dan dilukiskan dengan kata2! Andai saja kahlil gibran pernah melihat panorama Rinjani, mungkin kan sedikit lebih terdiskripsikan secara apik panorama Gunung dengan Kaldera berupa danau segoro anak yang berposisi 2000 m dpl itu…..

Tapi, dengan kamera digital cannon 7mp ku, setidaknya keindahan sejumput surga itu bisa sedikit kita intip……subhanallah…..

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah matinya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis binatang dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (QS. Al-Baqarah [2] : 164).

Ya…, bisa kita intip sejumput surga di sana…, tapi tuk merasakan sejuknya udaranya, segarnya oksigennya, dan merasakan nuansa magisnya……………………………………….. kamu harus datang dan menjejakkan kakimu di sana!!!!! Jadi……, kapan kamu mau ke sana???? 🙂

“GERBANG KESYIRIKAN”

Walaupun ngambilnya asal, karena dibelakang ramai sekali truk keluar dari pelabuhan gilimanuk…, gapura pertamakali yang kami temui setelah menginjakkan kaki di bumi Bali ini kelihatan gagah karena background langit yang begitu cantik.

“PERPADUAN YANG INDAH”

Ketika dalam perjalanan melewati Pulau Bali, kami sempat mengambil gambar indah dan unik ini…, ya…, perpaduan antara Hijaunya padi, Sakralnya Pura, Gemulainya nyiur kelapa, dan cerahnya langit…..

“SURAU PENCAKAR LANGIT”

Ini adalah Masjid di Masbage, salah satu terminal pemberhentian yang kita lewati menuju jalur Sembalun. Walaupun Cuma masjid kampong atau surau…., tapi kemegahannya bisa melebihi masjid agung kabupaten di pulau Jawa…, maka dari itu pulau ini di juluki pulau seribu masjid (yang megah-megah). Ini dikarenakan kesadaran yang sudah membudaya di warga lombok bahwa barangsiapa membangun masjid maka Allah akan membangunkan dia rumah di surga….

“AKHWAT SEMBALUN”

Ini adalah suasana pasar di dekat pos pendakian Sembalun di pagi hari ketika kami belanja beberapa keperluan sesaat sebelum berangkat.Seorang ibu yang satu mobil dengan kami ketika menuju sembalun bercerita: “mas, kalo wanita asli kelahiran sembalun, baik kecil, muda, atau sudah tua pasti pake jilbab besar dan rok besar kayak gitu , kalo ada wanita di sembalun yang tidak demikian, bisa dipastikan dia bukan wanita asli sembalun…”. Subhanallah, syariat telah jadi budaya di sini…..!!

“MEMBELAH SAVANA”

Berangkat melalui jalur Sembalun, 8 jam pertama kita harus membelah, menerjang padang rumput luas, savana yang di jaga oleh beberapa sosok pohon-pohon yang tegar dalam kesendiriannya. Terik matahari seolah tak terasa karena dibarengi dengan hembusan angin sepoi savanna dan ditemani indahnya rumput savanna bak karpet hijau kecokelatan yang indah terhampar. Yang terasa adalah takjubnya hati oleh exotisme magis lukisan alam-Nya, dan keluarnya toksin-toksin dalam raga ini bersamaan dengan keluarnya peluh-peluh kegembiraan….wah, segaaaar, sehaaaat!!!


“BERTAFAKUR…..”

Saat diriku sedang asyik menikmati indahnya “Kokok putih”, sungai yang mengalirkan air danau Segara Anak…..”Cepret!!!” Yudhis mengabadikannya! Tampak awan tebal bergulung ditambah satu pohon yang menambah komposisi gambar ini tambah menarik. Thanks Yudhis…!!

“BEST VIEW OF SEGARA ANAK”

Nah ini dia…, yang kata banyak orang merupakan angle terbaik untuk melihat danau segara anak. Tampak danau Segara Anak, Puncak Rinjani, Gunung Baru Jari yang merupakan anak gunung Rinjani, yang kami jepret dari titik Plawangan Senaru. Dari sinilah Gambar Danau segara Anak yang ada di uang kertas lima ribuan dulu di jepret.

“GRAND CANYON-NYA INDONESIA”

Tegar, Menjulang, Semburat Kemerahan, Ganas dan tentunya…….. cuantik!!! Inilah view yang kami jepret sesaat sesudah sunrise dipuncak dengan angle arah timur dari puncak.Ya…, sebelum bisa berkunjung ke grand canyon di amrik sana, yang termasuk dalam salah satu 7 keajaiban alam yang ada di dunia versi national geographic, bersyukurlah diriku untuk terlebih dahulu menyaksikan “grand canyon-nya indonesia”.

“KEBAIKAN TUHAN”

Awan putih berarak bak sekumpulan biri-biri yang siap dipanen bulunya, yang bertengger diatas langit sembalun inilah yang kami sebut sebagai “kebaikan Tuhan” yang sesekali memayungi kami dari panasnya sengatan sang mentari ketika membelah, menyusuri padang savanna jalur sembalun.

“NEGERI DI ATAS AWAN 1”

Gambar ini kami jepret di pos plawangan sembalun. Pos Plawangan sembalun adalah Pos terakhir dari jalur sembalun untuk melakukan summit attack.Tampak semburat jingga garis cakrawala, yang diapit oleh dua dataran tinggi, dan celahnya itu adalah celah “kokok putih” jalur mengalirnya air dari danau Segara anak.

“NEGERI DI ATAS AWAN 2”

Ini adalah panorama jalur pulang dari Plawangan Senaru.Tampak Birunya langit berpadu dengan birunya laut, awan putih berarak dan hijaunya perbukitan senaru bak selimut hijau….

“NEGERI DI ATAS AWAN 3”

Subhanallah………………………disanakah ‘illiyyin itu???

“SEDERHANA ITU INDAH”

4 lapisan goresan horizontal yang sederhana ini adalah salah satu goresan kuas Tuhan dengan 4 kuas yang berbeda dan dengan 4 cat yang berbeda hingga menghasilkan kue lapis indah perpaduan antara hitamnya gunung, abu-abunya laut, kuningnya cakrawala, dan putihnya langit.Inilah salah satu view angle di puncak saat sunrise tlah tiba….


“NAFSU NARSIS!!!”

Melihat Exotisme panorama danau Segara Anak dari Plawangan Sembalun, pos terakhir sebelum puncak, kami dan ‘my pren’ dari Belgia tak kuasa mengerem “nafsu narsis” untuk bergaya di sana yang seolah ingin mengatakan kepada sahabat sekalian “Hei, look at me! I was here!!!and you….????he hehehe!!!”

“MENEROBOS AWAN”

Saat siang mulai datang, maka bisa kita lihat kecantikan danau Segara Anak mulai samar diselimuti Sang Awan yang merubah panoramanya berubah judul menjadi “menerobos awan” yang tetep kelihatan cantik tapi tambah sedikit lebih garang…

“MAI DI PUNCAK”

Bang Mai dengan mengibarkan bendera P2B-nya berpose di puncak Rinjani sisi barat hingga sedikit terlihat puncak Gunung Agung yang menyembul diantara awan.

“PERSADA DI PUNCAK”

Birunya langit, sedikit awan, sekerucut puncak gunung agung di Bali, Plawangan Senaru dan Danau Segara anak menjadi latar dari berkibarnya bendera PERSADA (Persatuan Pemuda-pemudi Sleman Sembada) di titik 3726m dpl, puncak tertinggi Rinjani!

“TEPIAN DANAU”

Tepi danau segara anak di siang hari, berlatar hutan cemara dan bebukitan yang menjadi ujian dan tantangan untuk mencapai plawangan Senaru.

“YUDHIS DI ATAS AWAN”

Membawa Bendera Pandu, Yudhis tak foto dengan latar danau Degara Anak yang sedang berselimut awan.

“MENATAP JALUR PULANG”

Siluet diriku yang memegang tongkat dan membawa cariel 100 ltr dan Yudhis yang membawa cariel 60 ltr saat hendak menuruni tebing terjal Senaru yang berselimut awan tebal di langit yang biru kelihatan tampak unik dan terkesan “adventure” buangets!!!

“PILIH NO 8”

Partai kaum muda, partai peduli lingkungan, partai yang bersih, peduli, dan professional! Karena itulah panjinya kukibarkan di puncak. Berjayalah slalu…..!!!

“SNOORKLING DI GILI TRAWANGAN”

Salah satu cara mengeksplorasi keindahan pantai Gili Trawangan adalah dengan snoorkling, sehingga bisa kita lihat keindahan biota laut dangkal, dan Blue coral/ terumbu karang biru yang katanya di seluruh dunia cuma ada di Gili Trawangan dan Teluk Bunaken di Manado.Wow!!!

“SILUET MAWASHI SAAT SUNSET DI GILI TRAWANGAN”

Anto sedang bergaya dengan jurusnya tendangan mawashi, saat sunset di pantai deket Gili Trawangan.

Dan pada pergantian malam dan siang dan hujan yang diturunkan Allah dari langit lalu dihidupkanNya dengan air hujan itu bumi sesudah matinya; dan pada perkisaran angin terdapat pula tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berakal. (QS. Al-Jasiyah:5)

Responses

  1. subhaanallooh
    walhamdulillaah
    walaa ilaaha illallooh
    walloohu akbar

    buagus liputannya pak Anang

    oya, poto paling bwh tu nm lgkp tekniknya “chudan mashi geri” alias “middle (target) circular kick” alias tendangan melingkar sasaran tengah

  2. subhaanallooh
    walhamdulillaah
    walaa ilaaha illallooh
    walloohu akbar

    buagus liputannya pak Anang

    oya, poto paling bwh tu nm lgkp tekniknya “chudan mawashi geri” alias “middle (target) circular kick” alias tendangan melingkar sasaran tengah

  3. Subhanallah…..

    Bagus sekali gambar2 beserta tulisan2 penjelasannya…. tidak banyak orang yang bisa melihat indahnya alam sekitarnya dan memaknainya dengan tepat….

    Benar2… oleh2 yang berkesan Bro….

    Ditunggu liputan2 selanjutnya…

    Teruslah Berkarya… 🙂

  4. @ hidden_lion:
    Thanx tuk silaturahimnya ke gubug maya-ku en koment-nya bro…itu semua belum ada apa-apanya dibanding view aslinya bro! jadi kapan ente mo’ lihat langsung kesana? 🙂 wah syukron tuk tambahan deskripsi fotonya, manut deh gua ama sinpe karateka_puitis 🙂

  5. @ Uni Pu3:
    Syukron tuk silaturahimnya ke “rumah intelektual” maya-ku en motivasinya sist!! Alhamdulillah kalo cukup dengan oleh2 sederhana itu, laen kali smoga bisa bawain buah tangan yang lebih oce buat my-bro en sist. 🙂
    jadi kapan nich mulai menambah “garis warna indah pelangi hidup” dengan bloging? 🙂

  6. Subhanallah keren banget… sy mau menikmati keindahan alam dan juga kayaknya keindahan iman di sana 🙂
    no 8 yah akh 🙂 hehehe

    >>Subhanallah juga…, jadi kapan mas arul mo kesana? bis bareng ama ane dunk!!masih pengen ke sana lagi neh!!!sama seseorang..:-)
    yups, jangan lupa 2009 yac.. 🙂

  7. waahh indah bgt sembalun (rinjani) q bangga jadi orang sembalun,, mas tadi pasar tu dkt rumah q mas bangga rasanya,,,

    >>>Wah.., akhirnya. gubuk intelektual maya-ku bisa dikunjungi oleh empunya sembalun yang viewnya kupajang di myblog.Seneng banget rasanya bisa bersua langsung dengan “akhwat sembalun” 🙂
    side njok??? 🙂 lam kenal ya, sahabat riyal!!! nice to meet U!! Sembalun :alamnya exotic, budayanya exotic, dan orangnya pun very exotic, ingin rasanya bertafakur ke sana lagi…..maybe next time..i’ll…insya allah….

    • kapan2 kalo da rncna ke rinjani tnggal hubuungin saya z,hehe,, siapa tau butuh sekedar menemani to gude Gratis kq hehehe……
      dgn senang hati saya sambut kdatangan tmen2….

      rinjani sembalun.. i Love U..

      • sip brother…,masih ada rencana tuk kembali menikmati dan mensyukuri Maha Karya-Nya yng berupa :”Gunung Rinjani” no hp ada?

  8. Assalamu’alaikum wr. wb.

    Waaaaah……. subhanallah…..

    Memang kerjanya cuma hiking and snorkling aja ya akhi…. enak bener… gambar-gambarnya bagus-bagus….. waaaaah….. 😀

    Ana ijin copy foto-fotonya ya…. buat di blog ana.

    Seandainya ana bukan karyawan…. mungkin enak juga kali ya kalo kerjaannya cuma menikmati kuasa Allah.

    *berkaca-kaca mode on*

    Ngomong-ngomong itu dibayarin atau modal sendiri? Kalo modal sendiri budgetnya berapa? Waaaaah…. senengnya… *ternganga-nganga sampai sedikit ngeces… :mrgreen:

    Barakallahu fiikum.

    >>> Wa’alaykumussalam Wr.Wb.
    Wah kerjaan utamanya ngurus ummat bro!!! hiking en snorkeling sbagai bagian dari amanah untuk meningkatkan kapasitas diri, tafakur alam, dan i’dad…
    Silakan gambarnya dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dan dunia seisinya 🙂
    Banyak karyawan yang bisa back packing juga kok Bro, yang jelas harus di planingkan jauh-jauh hari, mengenai waktunya, dananya, ilmunya…, ane yakin ente pasti juga bisa kok…. asyik lhoo!!! 🙂
    Semua pake biaya sendiri kok, asal tahu trik2nya biayanya bisa di minimalisir kok….yang jelas untuk akomodasi, tinggal hubungi ikhwah or DPD terdekat.. hehehehe…
    Ayo, buat rencana, jalanin rencana itu, dan packing barangmu kemudian nikmati saripati hidup…!!! 🙂

  9. Allahu akbar!
    Satu hari nanti saya berharap juga bisa ke sana akh!
    Kalo ada ekspedisi lain, ajak-ajak ya.
    Jazakallah

    >>>Amin, semoga suatu saat mas indra bisa menikmati “sejumput surga” di sana!saya juga siap nemeni lho… 🙂 oke, nanti kalo rihlah lagi, tak kabari! waiyyakum!!

  10. Subhanallah…..Lombok sangat indah……
    PENGEN ke lombok…….bali kalah, hehehe……
    Cita2 dr dulu tu….hihihi….ah mo ke arab dulu aja ah, he…..

    >>> emang very exotic kok utz, oke deh smoga setelah ke arab (naek haji kali ya?), cita2 pemaknaan dirimu akan pulau “sejumput surga” itu khan tercapai..amin…

  11. keren kalo boleh tau nt dari daerah mana

    >>> Emang very kueyeen bin Exotic abis Kang Andi, Ane dari Jogjakarta berhati nyaman, punya saudara juga di Tangerang, Bekasi en Solo…Setelah dari Merbabu, kapan nih ke Merapi-nya?bisa mampir ke t4ku en sekalian kenalan ama selebritas merapi: mBah Marijan… 🙂 thanks tuk kunjungannya bro!!!

  12. subhanaiioh bagus banget ya gambarnya.inilah nikmat Alloh yang patut kita jaga

  13. Masya Allah… bagus benar foto-fotonya…
    penjelasannya juga mengena. teruslah berkarya mas yow…hehe. keren pokoke….

  14. ok makasih atas info n fotonya juga. sala kenal ya….

  15. subhanallah… walhamdulillah… walaa ilaaha illallah…allahuakbar…

  16. subhaanallooh
    walhamdulillaah
    walaa ilaaha illallooh
    walloohu akbar

    Indahnya dunia ini dan apa yang diciptakannya apalagi Allah SWT dzat yang menciptakan nya

  17. SUBHANALLAH ALLAHHUAKBAR!!!!! kreeeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnnnnnnnnn abisssssssss!!!!!!!!!!!!!!!! Indonesia harus sangat bersyukur karna mempunyai anak bangsa seperti kalian!!!

    nggak kalah tuh sama orang kaum kafir

    TERSKAN PERJUANGANMU!! do’a kami akan selalu menyertai kalian.

    YOU’R THE BEST GUYS!!!!

    Salam kenal dari anak bandung yang miskin akan ilmu ini!!!!

    Oh iya thank’s fotonya yach!!!!!

  18. salam kenal dari…
    TOP!!!! tak bisa di ucapkan dengan kata hnya bergemuruh di dada semua kekaguman….
    “salam Rimba”

  19. subhanalloh alhamdulillah betapa indahnya pulau seribu masjid, minta iZin ngambil informasix, ane salut ats ptualangx, ane pernh ksana naik motor dri solo ma tman ane tp syng blum smpat kegunung rinjani, maklum perebklannya minim. eh skedar mu tanya akhi, pa benar jk ingin meminang akhwat NTB jk lulusan S1 maharnya minimal 30 jt????? hee..hee cuma tanya doang. tp yg ane paling salut dg masyarkt Sembalun yg sudah menegakkan syariat islam. nitip salm bg sembalun.

  20. I’ve been there too, Rinjani, GT..

    and..

    I know that all those pics cannot reflect what we have seen, right?

    salam kenal
    aji_gsg@yahoo.co.id

  21. Subhanalloh…
    walaupun saya baru bisa menikmati lewat karya antum…
    namun begitu terasa Keagungan Yang Maha Agung…
    Allohu Akbar..
    Jazakalloh Akh..

  22. Malam bintang bertabur jutaan galaksi
    Petikan gitar kaki gunung Baru Jari para pendaki
    Semua nikmati desiran malam Segara Anak
    Pantulan cahaya bulan perlihatkan rangkaian bukit laju puncak Rinjani

    Bulan penuh terang pantul cahaya matahari
    Riang gembira semangat pendaki
    Dengan tumpukan api kayu dipinggir kaki
    Kurenungkan apa yang kuperbuat tadi siang

    Meratapi kebodohan dan semangat konyol
    Dimata orang tertawakan segalanya
    Tapi Segara Anak rayu hatiku pandanginya
    menopang anak Rinjani penuh pasir
    kuhabis malam bersamamu

    dipandang danau meluas gunung
    aku akan merindukanmu

    Wardian Dwi Fresha

    Danau Segara Anak
    sabtu, 10 sept. 2011
    21.05 WITA

  23. sekedar ralat..
    nama masjidnya bukan masbagae, tapi masbagik..

  24. Assalamu’alaikum wr. wb.

    subhaanallooh
    walhamdulillaah
    walaa ilaaha illallooh
    walloohu akbar

    sebenarnya hidup itu sungguh amat nikmat

    tentunya mas mengeluarkan biaya yg tdak sedikit untuk melakukan pengembaraan ini, bgaimana mas bisa mellakukannya? sumber dana nya bgaimana? tolong bgi tips dan trik nya, suwun

  25. Tour anda bagus. Bumi Allah SWT memang cantik Sebagai pulau seribu masjid, Lombok meski banyak lokasinya gersang, tapi indah dan beutifull-. Terlebih Gunung Rinjani, dulu oleh orang Sasak dianggap gunung kramat. Sebab, disitu salah seorang cucu Sunan Prapen, bersemayam menjadi ratu “Jin”. Dialah Ratu Anjani. Sehingga gunung tertinggi di Nusa Tenggara itu, dinamai Rinjani. Sedang dua saudaranya bersemayam di Lingsar dan Mambalan. Tempat-tempat ini, dikeramatkan oleh orang Sasak. Karena itu, dilarang berlaku tidak baik, ceroboh, tidak sopan jika naik di Gunung Rinjani. Lebih 100 orang korban, dari mereka yang tidak menaati aturan mendakinya. Dahulu orang Sasak berpendapat, jika melihat Danau Segara Anak sempit, mereka akan pendek umurnya. Aneh bin ajaib. Entah sekarang. Semoga tidak lagi, karena semua itu, Alloh SWT yang maha semuanya. Trims.

  26. Bersyukurlah kpd Allah ats kaindahan alam yg diberikanNya……


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: